 |
| Buku Miljan Radovic, Selangkah Lebih Maju |
Sebagai bentuk kecintaannya
terhadap bola dan Persib, Miljan Radovic membuat sebuah buku yang menceritakan
seputar kehidupannya dengan sepak bola, dari masa kecilnya hinggga perjalanan
berkarirnya terutama di Persib. Buku yang berjudul “Miljan Radovic, Selangkah
Lebih Maju” ditulis oleh Istrinya, Jelena Radovic. Saat awal-awal bergabung
dengan Persib, Miljan sudah memiliki rencana untuk membuat buku tentang sepak
bola sebagai salah satu wujud apresiasinya terhadap Bobotoh dan Persib. Namun
waktu itu Miljan belum tahu kapan waktu yang tepat untuk meluncurkan bukunya
tersebut. Ketika akhir musim ini, dia tidak bermain di Persib lagi, dirasa
waktu yang tepat untuk menerbitkan bukunya.
Terkait dengan dirinya sudah tidak
bermain di Persib, tentu bukan keinginan Miljan sendiri hal itu terjadi karena
baginya Persib sudah menjadi bagian dari hidupnya. Perasaan kecewa pun tidak
hanya Miljan yang rasakan namun banyak pihak yang menyayangkan hal
itu. Sebagai seorang yang memiliki pribadi positif, Miljan selalu berusaha
untuk mengambil hikmah dari setiap kejadian.
Launching Buku digelar pada 20-12-2012 di BIP yang dimulai pukul 13.00. Selain
bobotoh yang memenuhi atrium, acara itu pun dihadiri oleh rekan-rekan Miljan
Radovic dari Tim Persib seperti Jajang Sukmara, Atep, Airlangga, dan Cecep, Tim
Manajemen seperti Abah Indra Tohir, Kang Harri Firmansyah (Motivator Tim
Persib), dr. Rafi Ghani (Tim dokter Persib), dan Kang Heru Joko (Ketua Viking
Pusat).
 |
| Launching Buku Miljan Radovic di Atrium Bandung Istana Plaza (20/12/2012) |
 |
Keramaian pengunjung dan Bobotoh
|
 |
| Acara Soft-Launching Buku Miljan Radovic (19/12/2012) |
Malamnya sebelum launching, Manajemen Tim Buku Radovic mengadakan Meet & Greet Miljan Radovic bersama Bobotoh di Bumbu Desa Jalan Laswi, Bandung. Bobotoh yang beruntung diundang berjumlah sepuluh orang. Mereka secara random dipilih dari promo Buku Radovic yang dipesan lebih dulu sebelum launching. Acara Meet and Greet ini pun sebagai ajang Soft/Pre-Launching buku sebelum Launching esok harinya. Selama 2 jam, acara itu diisi dengan bincang-bincang ringan yang diisi oleh Kang Ikhsan (RA.Com), Kang Harri (Butterfly), dan sang Tuan Rumah Bumbu Desa dengan MC Teh Ricca.
Baik pada kesempatan Launching dan Pre-Launching, kesempatan bertemu dengan Miljan Radovic tidak disia-siakan oleh pada bobotoh. Mereka mengabadikan momen indah itu dengan berfoto bersama dan meminta tandan tangan seperti di buku, kaos, dan sepatu bola.
 |
| Saat Launching Buku: Bobotoh Meminta Tanda-Tangan di Buku |
 |
| Saat Launching Buku: Bobotoh Meminta Foto |
 |
| Saat Soft-Launching Buku: Bobotoh Meminta Tanda-Tangan di Kaos |
Dari Buku yang tebalnya kurang dari 90 lembar itu, banyak nilai yang dapat diambil. Kemahiran setiap tendangan saat pertandingan bukan hanya bakat dari darah ayahnya saja tapi justru besar karena kerja keras, latihan, disiplin yang ia lakukan dari masa kecilnya. Pertanyaan yang mungkin timbul seperti Mengapa Miljan Radovic bisa bergabung di Persib? Bagaimana pandangan seorang Miljan Radovic sebagai pemain asing tentang Persib, Bobotoh, Bandung, dan Indonesia? Bagaimana Miljan Radovic bisa memiliki kemampuan tendangan-tendangan cantik namun mematikan? terjawab dari buku tersebut.
Dari bukunya, saya belajar banyak tidak hanya sepak bola yang dikupas tapi juga mengenai kehidupan di antaranya kemanusiaan, kebahagiaan, penghargaan, dan profesionalisme. Oleh karena itu, buku ini tidak hanya ditujukan untuk Para Bobotoh saja tapi juga untuk khalayak umum. Nilai yang penting bagi saya adalah pandangan positif yang selalu ia punya terlebih saat menghadapi masalah besar sekalipun, seperti yang tertulis dalam suatu awal paragraf di halaman 65 “Itulah mengapa kebajikan terbesar adalah menerima segala kenyataan hidup dengan santai dan hati yang lapang, tetapi selalu
menjalananinya dengan sungguh-sungguh.”
sae pisan informasina...
ReplyDeletemung tacan maca bukuna.
hatur nuhun kang :) sok atuh maca heula geura, tiasa nambih inspirasi oge. Terharu pisan abdi mah ti saorang pamaen bal ti luar negri tiasa cinta ka Persib :)
ReplyDelete