Interview Skype

Ini kali keduanya saya diwawancara lewat Skype. Jika dulu tahun 2012-an saya mendapat undangan wawancara untuk aplikasi program beasiswa master Erasmus Mundus. Kali ini saya mendapat undangan wawancara dari aplikasi S3 yang sudah saya kirim.

Saya mengirim aplikasi ini melalui email. Informasi mengenai kesempatan S3 ini saya dapat dari iklan lowongan kerja akademisi. Umumnya studi S3 abroad ini seperti melamar kerja. Fakultas membutuhkan orang yang mau mengerjakan riset di bawah bimbingannya sehingga membuka vacancy tersebut. Biasanya jalur ini disebut structured program. Ada juga program riset S3 dengan topik riset yang bisa kita ajukan sendiri. Program ini biasanya disebut individual program.

Berikut list web yang biasa saya kunjungi untuk melihat-lihat iklan open position PhD (atau ada juga yang Master program diiklankan) :
https://academicpositions.com/
https://www.universitypositions.eu
https://daad.de
https://findajob.agu.org
https://scholarshipdb.net
https://www.findaphd.com
https://www.phdportal.com
dll.

Simply googling aja dengan kata kunci "phd position", "phd .........." (diisi dengan bidang spesifik yang kita minati). Asal jangan phd tok aja tar keluarnya pizza 😅

Oke, balik ke proses saya mendapatkan undangan wawancara.
Saya kirim aplikasi tanggal 27 Okt 2018 dengan dokumen yang diminta adalah :

"Please include CV and a personal statement that addresses your background, current research interests, and long-term goals."

Yang saya kirim selain 2 dokumen itu adalah transkrip kuliah & surat rekomendasi dari supervisor/profesor saat S2.
3 hari kemudian, 30 Okt 2018 saya mendapat balasan untuk wawancara. Cepat juga ya followup nya, itupun di emailnya beliau bilang : baru sempat balas emailnya, beberapa hari tidak buka email karena travelling abroad.

Dan beliau memberi 4 opsi waktu. Saya balas email tersebut dengan ucapan terima kasih atas kesempatannya & menentukan waktu yang cocok.

Persiapan yang saya lakukan:
  1. Agar audionya jelas terdengar sengaja beli headset (di BEC dapat 160rb merk Logitech, ada juga yang lebih murah nya lagi 110rb) 😎
  2. Ngecek akun skype yang sudah lama nganggur karena sudah berpindah ke Whatsapp VidCall
  3. Mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang hal-hal apa yang mungkin ditanyakan 👂
  4. Berdoa dan minta didoakan keluarga terutama orang tua  👪
  5. Siapkan mental: Tawakal klo emang berjodoh lanjut kuliah di sana ya Alhamdulillah banget, klo ga lolos ya berarti ga jodoh. Coba lagi di tempat lain atau coba skema lain  😇 

Dan hari H pun tiba.... Jeng jeng jeng
Setengah jam sebelum mulai udah siap depan laptop. Coba telp Echo Sound Test nya Skype audio  dan microphone semua OK.
Tepat jam 8 teng, ada call masuk. Dengan muka tersenyum ramah saya menyapa calon supervisor.
Tetapi apa yang terjadi saudara-saudara.......

Gak ada suara sama sekali & microphone nya mati. Dicoba beberapa kali tetap ga ada suara.

Ok, tetap tersenyum walau panik.
Dicoba call ulang, tetap ga ada suara.
makin panik pemirsa.
Mungkin laptopnya nervous juga sama 😅
Baiklah, saya menutup semua program termasuk Skype dan langsung merestart laptop. Lumayan yah butuh beberapa menit untuk menunggu laptop nyala lagi.

Dan kali ini Skype nya berhasil. Audio dan Microphone nya berfungsi baik. Fuuuuiiih.
Dan singkatnya begini kira-kira pertanyaan interviewnya:

(Sy: saya// CS: calon supervisor// OG: opah gugel)


Sy:*minta maaf ada kesalahan error*
CS: *ga masalah, biasa terjadi. Terima kasih sudah sepagi ini standby. Dan sambutan lainnya*

  • CS: Please tell me about yourself ?
Sy: My name's ........ You can call me ......
I'm from .........
I've graduated from .......
I have about ...... year's experience working as ........... in ............
I'm quite good at ..........


OG: harap dijawab dengan latar belakang studi, pekerjaan, academic interest. Untuk keluarga atau hobi bisa disebutkan singkat. Tidak perlu menjawab terlalu personal yang tidak berhubungan dengan aplikasi studi.

  • CS: Why you want to pursue PhD program ? 
OG: kaitkan jawaban dengan tujuan jangka panjang kita. Apa yang ingin kita tuju atau raih sehingga kita apply PhD.

  • CS: Why you want to apply this position ?
OG: Kaitkan dengan topik riset yang ditawarkan dengan latar belakang studi & minat topik kita
  • CS: Why you want to continue studying at University of ...... ?
OG: Tonjolkan kelebihan dari universitas yang kita apply
  • CS: Why you want to change your major from science to engineering ?
Ini ditanyakan karena program yang saya apply memang mengenai bidang studi saya tetapi di kampus tersebut masuk dalam fakultas teknik. Inilah yang dinamakan interdisplinary research project. Biasanya beberapa keilmuan saling terkait.
  • CS: Tell me about your research you have carried out ? 
Saya jawab dengan menjelaskan singkat mengenai topik penelitian untuk master thesis

  • What obstacles have you faced during conducting the research ? and how you solve the problems ? 
Sy: waktu saya mau mengejarkana riset master, saya kesulitan mendapatkan tempat/lab. Setiap profesor/ dosen yang saya tanya kesediaannya sebagai supervisor agar saya bisa mengerjakan tesis di labnya selalu menjawab "Lab kami sudah penuh." Sehingga saya menghabiskan waktu cukup lama (2-3 bulan) belum mendapatkan topik penelitian, padahal saya harus lulus tepat waktu karena pakai jalur beasiswa kalau tidak ya saya harus membiayai diri saya sendiri. ........................ (panjang ceritanya) Intinya saya sebutkan saya TIDAK MENYERAH untuk terus mencari tempat penelitian hingga akhirnya dapat.
Masalah lainnya adalah (banyak yaa masalah nya 😄) ketika supervisor saya tidak di kampus karena seminar abroad atau sedang cuti, saya tidak bisa menghubunginya (curhat deh jadinya k CS itu) ............. Intinya saya menceritakan kesulitan-kesulitan supervisor ga bisa dhibungi padahal saya butuh dia untuk bimbingan. Lalu saya lanjutkan dengan menceritakan langkah-langkah apa yang saya lakukan dalam situasi tersebut.

OG: biasanya CS akan menanyakan hal ini untuk melihat kemampuan calon student nya dalam memecahkan masalah.
Sy: So jawablah dengan bijak dan jangan kelihatan mengeluh karena sejatinya hidup adalah bagaimana kita menghadapi ujian atau cobaan. Yang penting kita berusaha dan serahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa 😉
  • Any questions you might ask ?
OG: tanyakan 1-2 pertanyaan untuk melihat bahwa kita antusias terhadap projeknya.



Overall, interview berjalan cukup lancar walau di awal saja yang membuat saya sedikit panik karena sempat ga ada suaranya. Nervous nya juga hilang seiring wawancara berlangsung, CS nya ramah dan kelihatannya baik ya jadi nyaman bicaranya. Interview berjalan hampir 20 menit, tidak termasuk error yang terjadi 4-5 menit.

Sekian sharing tentang wawancara over Skype ini. Semoga bermanfaat.
Untuk followup lolos tidaknya akan saya update nanti.






Comments

Popular posts from this blog

2 Jam Bersama Miljan Radovic & Bobotoh

#Early2013Wish: Wisata Ke Selangor